::.Headline Bottom.::
|
|
Pascakekecewaannya pada tim inti, Pelatih Persib Daniel Roekito mengisyaratkan bakal menurunkan tim pelapis untuk menghadapi tuan rumah Persijap Jepara, Sabtu (7/5/2011).
Daniel mengaku kecewa dan marah dengan permainan tim inti pada game internal di Lapangan Sepak Bola Brigif Cimahi, Rabu (4/5) pagi. Dalam simulasi akhir sebelum bertolak ke Jepara itu, Daniel menilai penampilan skuad intinya tidak konsisten, kurang ngotot, dan ada kesan main-main.
"Kekurangannya tidak konsisten, kalau di sana (Jepara) masih seperti itu, cadangan bisa saja saya turunkan. Sebab kalau mereka masih tidak konsisten akan susah untuk bangkit, apalagi kita main away," terang Daniel kepada wartawan, Kamis (5/5/2011).
Daniel menegaskan, rencananya ia hanya akan membawa 16 pemain yang paling siap untuk tampil dan merebut poin di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Sabtu (7/5/2011) nanti. Hanya saja hal itu tidak bisa dia lakukan.
"Kalau bisa saya tadinya mau bawa 16 pemain saja ke Jepara. Saya cuma butuh pemain yang siap untuk bermain. Tapi di sini tidak bisa begitu," bebernya.
Dalam sesi latihan terakhir di Lapangan Manunggal Brigif 15 Kujang II, Kota Cimahi kemarin pagi, pelatih Daniel membagi pemainnya menjadi dua tim. Tim pertama memakai kostum biru-biru dan diperkirakan jadi pemain inti di laga kontra Persijap, dengan menggunakan formasi 4-4-2 .
Mereka adalah Markus Horison di posisi kiper, dilapis para pemain belakang seperti Gilang Angga, Abanda Herman, Nova Arianto, dan Isnan Ali. Sedangkan di tengah, Daniel menempatkan Hariono, Eka Ramdani, Miljan Radovic, dan Atep guna menunjang kinerja dua ujung tombak, Cristian Gonzales dan Matsunaga Shohei.
Sementara tim kedua yang memakai rompi merah diperkirakan sebagai pemain cadangan, di antaranya kiper Cecep Supriatna, Wildansyah, Jejen Zaenal Abidin, Rendi Saputra, Rahmat Afandi, dan Airlangga Sutjipto dengan pola 3-5-2.
"Terus terang, saya marah. Bagaimanapun, latihan itu gambaran pertandingan. Karena itu, saya kumpulkan pemain inti. Saya minta mereka tampil fight dan tidak main-main. Ingat, kita butuh angka di Jepara," tukas Daniel.
Setelah sempat unggul dalam game internal tersebut, tim inti akhirnya dikalahkan tim cadangan dengan skor cukup meyakinkan 5-2. Daniel menilai dengan hasil tersebut, ada kesan main-main dan ketidakonsistenan permainan tim inti dalam game tersebut
Tidak ada komentar :